Keutamaan dan Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban

Keutamaan dan Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban

Media Ranting, Pasir Putih – Bulan Sya’ban adalah bulan yang berada di antara Rajab dan Ramadhan. Meski sering terlewatkan, Sya’ban memiliki banyak keutamaan dan menyimpan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Bulan ini menjadi momentum persiapan ruhani sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Keutamaan Bulan Sya’ban

Sya’ban merupakan bulan diangkatnya amal-amal manusia kepada Allah SWT. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Itulah bulan yang sering dilalaikan manusia, antara Rajab dan Ramadhan. Bulan itu adalah bulan diangkatnya amal kepada Rabb semesta alam, dan aku senang amalanku diangkat dalam keadaan berpuasa.”
(HR. An-Nasa’i)

Karena itulah Rasulullah ﷺ memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban, sebagaimana diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha. Hal ini menunjukkan betapa istimewanya bulan ini dalam pandangan Nabi ﷺ.

Di bulan Sya’ban pula Allah SWT menurunkan banyak kebaikan berupa ampunan (maghfirah), pertolongan (syafaat), dan pembebasan dari siksa neraka bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam ibadah.

Keistimewaan Nisfu Sya’ban

Pertengahan bulan Sya’ban yang dikenal sebagai Nisfu Sya’ban diyakini sebagai waktu diserahkannya catatan amal manusia kepada Allah SWT. Pada saat itu, buku catatan amal tahunan diganti, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak taubat, doa, dzikir, dan amal saleh.

Peristiwa Penting di Bulan Sya’ban

Beberapa peristiwa besar dalam sejarah Islam terjadi di bulan Sya’ban, di antaranya:

Peralihan Arah Kiblat
Perintah Allah untuk mengubah arah shalat dari Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram terjadi di bulan Sya’ban, sebagaimana firman Allah SWT:

“Sungguh Kami melihat wajahmu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkanmu ke arah kiblat yang engkau sukai.”
(QS. Al-Baqarah: 144)

Penyerahan Rekapitulasi Amal
Di bulan ini, amal-amal manusia yang dicatat oleh para malaikat diserahkan kepada Allah SWT, sehingga Nabi ﷺ sangat mencintai berpuasa di bulan Sya’ban.

Turunnya Ayat Perintah Bershalawat
Ayat perintah untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ juga diturunkan di bulan Sya’ban:

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi…”
(QS. Al-Ahzab: 56)

Karena itu, sebagian ulama menyebut Sya’ban sebagai bulan shalawat.

Penutup

Bulan Sya’ban adalah bulan persiapan, bukan sekadar pengantar. Memperbanyak puasa sunnah, shalawat, tilawah Al-Qur’an, dan amal saleh di bulan ini akan membantu kita menyambut Ramadhan dengan hati yang lebih bersih dan ibadah yang lebih kuat.

Wallahu A’lam

Sumber: lampung.nu.or.id

https://lampung.nu.or.id/syiar/keutamaan-dan-peristiwa-penting-di-bulan-sya-ban-GQ9cb

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *